SIHIR - PENYAIR

Posted on by Yanti Sri Budiarti


MAAFKAN MATAHATIKU

Maafkan aku MATAHATIKU karena mataku
tidak hati-hati dalam memandang hati
sehingga membuatmu sakit hati
Maafkan aku MATAHATIKU sebab aku
selalu online dalam hatinya


MAAFKAN KASIH

Maafkan aku KASIH jika ada
orang selain dirimu yang
menganggap aku kekasih sebab
kaupun tahu aku laki-laki
pengasih


MAAFKAN SAYANG

Maafkan aku SAYANG karena aku
mengatakan ”sayang” kepada wanita
selain dirimu sebab katamu kita harus
hidup saling menyayang


MAAFKAN BUKU

Maafkan aku BUKU
karena kau ragukan kesetiaanku
padamu


SENGATAN SENYUMMU

apa yang harus aku dahulukan
mengingat senyum manismu
atau rekening listrik yang belum aku
bayar


SELAMAT PAGI SAYANG

”selamat pagi!”
maaf tanpa kutambahkan kata ”sayang”
sebab itu milik selamat malam


KETIKA

Ketika kutulis puisi ini engkau sedang
tidur dan mungkin bermimpi buruk
Ketika engkau bangun dan mungkin
bergairah menyambut hangat pagi
aku sudah menghapus puisi ini


SEDANG TIDAK JATUH CINTA

kuistirahatkan sajak ini sejenak
sebab aku sedang tidak jatuh cinta


JIKA INI SAJAK

Jika ini sajak
Inilah sajak yang paling ikhlas
Huruf demi hurufnya berserah
untuk kaususun menjadi apa saja


CATATAN PENGEMBARA

di sini kita bertemu
di shelter peristirahatan
kamu mencubit pahaku
seperti ingin membuktikan
bahwa ini bukan de javu
dan aku bertanya dalam hati
apakah kita pernah menjadi sepasang kekasih?

kita adalah pengembara
kehidupan kita adalah pencarian
oase kita adalah diam sejenak
takdir kita adalah perjumpaan dan perpisahan


PUISI YANG MUNGKIN TERAKHIR

Setiap kutulis puisi yakinlah bahwa ini
puisi terakhir untukmu

 
Copyright © 2012 - All right reserved | Template design by Agus Nasihin